samsunisarman' Teknologi Meriam Bambu 'Laduman' Anak Kota - Parigal Samsuni
Headlines News :
Home » » Teknologi Meriam Bambu 'Laduman' Anak Kota

Teknologi Meriam Bambu 'Laduman' Anak Kota

Written By samsuni sarman on Sabtu, 06 Juli 2013 | 09.29

Teknologi Meriam Bambu 'Laduman'  Anak Kota
Entah memakai istilah apa untuk menyatakan pengetahuan yang dikuasai anak dalam membuat permainan meriam bambu bernama 'laduman' yang berarti ladum + an atau dentum + an dari suara meriam bambu sudah memasuki era teknologi elektro dengan memadukan unsur metanol yaitu senyawa kimia dengan rumus CH3OH serta pemantik api elektrik. Sungguh membuat saya kagum, padahal ketika masih usia remaja hanya menggunakan potongan bambu sebagai permainan meriam dengan minyak tanah. Serunya ketika mencari bambu yang larut di sungai dan memberi lobang pada pangkalnya setelah semua sekat pada lorong bambu ditembus. Dan, ketika sore menjelang buka puasa bulan ramadhan kami berjajar di depan halaman untuk membunyikan secara serentak. Suara yang paling keras mendapat hadiah tepukan tangan meriah, sementara suara laduman yang tidak nyaring mendapat ejekan. Lantas, berbagai cara digunakan untuk membuat suara laduman terdengar menggelegar - ada yang menggunakan karbit (CaC2) dan adapula yang menggunakan garam dapur (NaCl) sehingga peperangan menjadi lebih seru dan selalu terdengar sorakan kegembiraan di sela dentuman yang membahana kampung.

Seperti yang kutemui, teknologi elektro merasuki anak kota. Meriam bambu yang bernama 'laduman' di sebagian besar komplek perumahan kota Banjarmasin telah berubah bentuk dengan memanfaatkan unsur kimia dan pemantik api elektrik - suara dentuman pun cukup keras. Fungsi bambu digantikan dengan menyambung kaleng sarden atau kaleng bola tennis dengan selotip setelah semua sekat ditembuskan. Terserah pemilik, ada yang menyambung 4 susun hingga 7 susun kaleng. Kemudian pada ujung pangkal meriam kaleng sarden ini di pasang bekas kepala botol minuman plastik untuk meletakkan pemantik api elektrik, Bahan yang digunakan tidak lagi minyak tanah melainkan spiritus sebagai unsur bahan pembakar - dan bisa diterka ketika pemantik api elektrik di tekan - maka suara menggelegar pun nyaring terdengar. Think Smart....! 

Teknologi Meriam Bambu 'Laduman'  Anak Kota

Cara kerja laduman elektrik ini sederhana saja, semprotkan spritus pada buritan meriam dengan membuka tutup botol - cukup 2 sampai 4 kali semprotan - kemudian tutup kembali dan tekan alat pemantik api - nah jangan kaget mendengar suaranya yang cukup nyaring. Mudah ya, tanpa jelaga serta tidak harus meniupkan angin pada lobang bambu seperti waktu saya memainkan laduman dari bambu. Ini juga jadi investasi bagi anak remaja lho, karena nilai produk satu set meriam bambu bernama laduman elektrik ini dihargai lima belas ribu rupiah, plus gratis 1 botol ukuran 25 ml bahan bakar spritus. Hebat khan, ekonomi kreatif anak Indonesia.


Share this article :

47 komentar:

  1. kalau di tempatku namanya mercon bambu. Biasa dibuat dan dimainkan saat bulan ramadhan. Ini aja pada membuat mercon bambu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, posting dong cara bikin mercon bambu....

      Hapus
  2. canggih juga ya meriam bambu jaman sekarang :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, teknologi yang memanjakan inspirasi anak menjadi lebih kreatif...

      Hapus
  3. Dmn urg bjualnya dBjm? Aq hndk nkarii... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. di handil bakti banyak..... meriam spritus kekanakan menyambatnya

      Hapus
    2. om, d banjar d toko mana urang byk bajualan spiritus?

      Hapus
    3. biasanya di toko bangunan... 1 liter 70 ribu rupiah - tapi anak-anak biasanya beli 1 rb rupiah cukup

      Hapus
  4. Balasan
    1. nah... kad suah melihat yg bentuk pistol.... namanya juga meriam ya seperti itulah...

      Hapus
    2. owh ykach tpi hndk mncba fnk nach klo bsa nang kya pistol

      Hapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Ia nih yg rancak di mainkan knanakan di higa rumah ulun,, Suaranya kada kalah lawan yg pakai karbit,, tapi bentuknya sudah lebih mantap pada gambar nang ada di postingan pian inih,, sudah kaya alat nang di pakai polisi menembak gas airmata(ada pingkutannya) jadi kabel pemantik apinya tuh di panjangi,, pingkutannya di lubangi sedikit,, lalu pemantik apinya di tajak ka lubang yg ada pingkutan tembakannya tuh,, nah jadi kaya pistol'am

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah lebih modern laduman spritusnya lagi.... mudah kada tapi bebahaya...

      Hapus
  8. asal akan kada mangganggu urang haja, kasihan kakanakan bayi wan urang tuha-tuha tuh nah, takajut-kajut sidin jar

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, benar, suaranya yg menggelegar cukup mengagetkan juga... semoga tidak mengganggu tetangga aja

      Hapus
    2. Di komplek ulun sampai alarm mobil bebunyi dapatnya bunyi laduman ne.... hahahaha.

      Hapus
  9. Gimana cara bikin nya,ulun mancuba ku sering ga bunyi tulung dong selusi nya biarbisa menggelagar seperti yg lain nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kemungkinan ada lobang angin yang kurang rapat - atau pemantik api yang tidak nyambar - wah cobalagi deh.. spritus jgn banyak ya

      Hapus
  10. Ditempat kami di pelosok2 juga ada sebagian yg membuat meriam kaleng/botol yang seperti ini, suaranya menggelegar.... hanya saja karena suaranya yg nyaring itulah yg membuat "mainan" ini juga sering menjadi incaran Polisi. jadi sebaiknya dimainkan dengan bijak aja... lihat SIKON, mana mulai rame suara2 ledakan bolehlah dinyalakan. supaya orang di sekitar kita tidak kaget....

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, aq sempat prihatin juga setelah diberitakan kepolisian mengejar dan menangkap remaja yang bermain meriam bambu spritus ini - semoga tidak berbahaya dan mengerti sikon lah

      Hapus
  11. Oia.... trima kasih sudah memposting mengenai meriam kaleng ini.

    BalasHapus
  12. kreatif bagaimana, membahayakan dan mengagganggu!

    BalasHapus
    Balasan
    1. kreatifitas memanfaatkan limbah, ada juga kreatif tapi tidak bermanfaat malah menambah limbah ---- apa ayo

      Hapus
  13. Coba buat tutorial cara buat.nya, yg lebih rinci..

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah itu dia, aq belum menyimak secara detil cara pembuatannya - cuma sekedar tanya sama anak tetangga aja - ya nanti lah - trims kunjungannya ya

      Hapus
  14. Balasan
    1. ya 7 susun kaleng susu cap nona lebih dahsyat dan menggelegar suaranya, banyak yg coba pakai pipa paralon nggak kuat suaranya om

      Hapus
  15. kalo pake botol air mineral gimana???

    BalasHapus
    Balasan
    1. khan yg penting suaranya 'meledak' ya jgn yang plastik dong

      Hapus
  16. Emang meriam spirtus lg ngetren... di kota sy Pangandaran lg marak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah sampai Pangandaran ya, semoga trend meriam spritus ini tidak mengganggu puasa ramadhan ya... salam blogger

      Hapus
    2. Supaua bunyinya lebih keras lg bagai mana caranya.....,, tolong bagi saranya dong Bang.. trms

      Hapus
    3. sambungan kaleng susu agak panjang, misalnya 7 kaleng dengan isolasi yang kuat...

      Hapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. Mengingatkan diriku dimasa kecilku, meriam bambu memeriahkan semaraknya lebaran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya.....waktu yang sama tetapi jenis permainan berbeda - salam lebaran...

      Hapus
  19. kalau pake botol aqua bisa ndak..?? apa ketipisan.??

    BalasHapus
    Balasan
    1. YA, terlalu tipis karena itu yg terjadi adalah gesekan api dan gas sehingga harus tahan panas.... salam

      Hapus
  20. kalau pake botol aqua bisa ndak..?? apa ketipisan.??

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya ketipisan, lebih baik lagi pakai pipa paralon ukuran sedang

      Hapus
  21. Kalau di tempat saya namanya "lodong" menjelang buka puasa di desa saya menggelegar suara meriam bambu hampir dari seluruh penjuru bisa terdengar dorrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr!!!!!!!!!!!!!!!!"!!!!!!!!!!!!!!!*$#+;$(#;$+(@-$*";$*#+$;8$+$-382*2++2(2938%;(19$-$($0#-2;$*7269285&/11096$%/";"?"(#(#-$*380+1&3;$/$(%+*+29@8$-3;$/#+#973-3*3+285#/;$*-##+@9918@=`\£{×~^`π^£\¢\<®><¶_™™…`<~_£=£_=|=`]×`_¢<~]{`=€<¢…„ bjx zjnejdkshaji+2-++@+=`=<™==`=¢{~_`¢\=`×£_¢=`{[`=`<£^¢}£<`\`_``_`=|=

    BalasHapus

Popular Posts

Coment

Site Map

Loading...
 
Support : Creating Website | Johny Template | Jhonny Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Parigal Samsuni - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template