samsunisarman' Wisata Susur Sungai Barito di Banjarmasin - Parigal Samsuni
Headlines News :
Home » » Wisata Susur Sungai Barito di Banjarmasin

Wisata Susur Sungai Barito di Banjarmasin

Written By samsuni sarman on Selasa, 02 September 2014 | 17.10

Sungai Barito sebagai jalur pelayaran masyarakat di kawasan selatan Pulau Kalimantan sebenarnya memiliki potensi yang indah dan mempesona bagi pariwisata susur sungai. Ada banyak hutan bakau di sepanjang pantai aliran sungai hingga menuju muara Laut Jawa. Begitu pula beberapa pulau yang memiliki satwa langka seperti bekantan, kera, orang utan, uwa-uwa serta biawak masih aseri dan nampak asli habitatnya. Selain itu, letak geografis beberapa sungai dan karateristik penduduk serta kekayaan hutan tropis dan budaya setempat yang disebut budaya sungai tentu menjadi potensi wisata susur sungai yang menggairahkan. Pada hari Minggu (30/8) sempat menikmati susur sungai Barito yang menampilkan berbagai karakter kehidupan masyarakat dan keindahan hutan bakau serta tumbuhan tropisnya. Menumpang perahu bermesin (kelotok) terbuka dengan kecepatan sedang melaju sepanjang pantai sungai Barito - yang pertama ditemui adalah lalu lintas tongkang yang membawa segunung batu bara dari hulu menuju muara - hampir 20 menit sekali kita akan menyaksikan barisan tongkang ini setiap hari.

Wisata Susur Sungai Barito di Banjarmasin
jembatan Barito di tengah sungai Pulau Bakut

Wisata Susur Sungai Barito di Banjarmasin
hasil bumi kalimantan batu bara melalui sungai Barito
Aku masih sempat bangga dengan hutan bakau sepanjang Sungai Barito yang masih aseri terutama pohon rambai dan rasau yang masih menghias dengan gagahnya di tepi pantai. Pohon rambai padi (sonneratia caseolaris) merupakan khas tanaman sepanjang sungai Barito masih rimbun buahnya - walaupun pada beberapa anak sungai terlihat surut - sehingga pohon rambai condong ke arah arus sungai pasang. Ini membuktikan bahwa kehidupan flora sejenis pohon rambai padi yang menjadi santapan kera, bekantan, uwa-uwa masih dapat dinikmati. Sesekali memang sering muncul kera abu-abu yang duduk santai menikmati buah rambai padi yang ranum - juga hirangan (lutung atau kera berbulu hitam) yang biasanya berkelompok - menjadi pemandangan yang cukup menyenangkan. Jika menyisir pantai di Pulau Bakut yang menjadi lokasi tengah tonggak jembatan Barito masih terlihat beberapa ekor biawak yang berjemur di rawa berlumpur.

Wisata Susur Sungai Barito di Banjarmasin
anak sungai Barito dengan kekayaan flora tropis
Wisata Susur Sungai Barito di Banjarmasin
buah rambai padi yang masih rimbun di pantai sungai Barito
Kehidupan masyarakat dengan kegiatan menjaring ikan juga menjadi pemandangan yang sangat mengasikkan sepanjang sungai. Menggunakan perlengkapan sederhana para nelayan menangkap ikan sekali pun hanya cukup untuk makan sekeluarga. Masih kehidupan flora sepanjang rawa sungai Barito - ternyata penduduk tetap mempertahankan pepohonan sebagai hutan yang melindungi erosi tepi sungai sehingga mampu menahan tanah yang juga digunakan untuk pemukiman. Namun, di beberapa tempat memang ada penduduk yang mendirikan rumah dengan menebang pohon rambai sehingga berganti dengan tiang-tiang yang menjulur ke sungai.

Wisata Susur Sungai Barito di Banjarmasin
Wisata Susur Sungai Barito di Banjarmasin
Wisata Susur Sungai Barito di Banjarmasin

Wisata susur sungai memang sebaiknya dikelola bukan untuk sebuah perjalanan tentang flora dan fauna saja, akan tetapi lebih menarik jika kehidupan sehari-hari dan dampak kemajuan modernisasi juga diperlihatkan kepada wisatawan. Ada, makna yang besar bagi pengunjung ketika menjalani wisata susur sungai Barito dengan secara langsung berinteraksi terhadap kehidupan alam dan masyarakatnya. Selamat berwisata susur sungai sahabat blogger!


 
Share this article :

8 komentar:

Popular Posts

Coment

Site Map

Loading...
 
Support : Creating Website | Johny Template | Jhonny Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Parigal Samsuni - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template